Secret Of Happiness

Dahulu kala disebuah negeri padang pasir, seorang ayah menyarankan anak laki-lakinya untuk belajar mengenai rahasia kebahagiaan kepada seorang raja yang paling bijak sedunia, pemuda itupun memulai perjalanannya melintasi panas dan liarnya kehidupan gurun pasir. Setelah berjalan selama 40 hari, sampailah pemuda itu di depan kastil yang sangat megah dipuncak gunung dan dikelilingi oleh barisan pegunungan nan indah.Disitulah sang raja bijak tinggal.

Dalam perjalanan menemui raja yang saleh dan bijak tersebut di ruang utama….., ia menemui banyak pedagang yang keluar masuk membawa barang dagangannya, orang-orang yang berinteraksi satu sama lain disudut ruangan, orkestra yang memainkan musik lembut nan indah, dan ada sebuah meja dengan piring-piring marmer serta gelas-gelas kristal yang berisi makanan dan minuman paling nikmat yang pernah ada didunia. Raja bijak itu bercakap-cakap dengan seluruh orang yang ingin meminta nasihat kepadanya, pemuda itu harus menunggu selama dua jam untuk mendapat perhatian sang raja.

Sang raja mendengarkan cerita sang pemuda selama perjalananya, dan mengapa ia datang menemuinya. Sang raja mengatakan bahwa ia tidak ada waktu untuk menjelaskan mengenai rahasia kebahagiaan dunia, pemuda itupun disarankan untuk berjalan-jalan disekitar kastil dan kembali lagi dua jam kemudian.

Sang Raja Bijak : “Sebelumnya aku ingin memberimu sesuatu”

Sang raja pun memberikan sebuah sendok dengan beberapa tetes minyak wangi diatasnya

Sang Raja Bijak : “Selama kau berjalan-jalan dikastilku bawalah sendok yang berisi minyak wangi ini bersamamu dan jagalah baik-baik jangan sampai tumpah”

Pemuda itupun mulai berjalan mengelilingi kastil, naik dan turun beberapa anak tangga, melewati lorong kastil dengan perhatian penuh pada sendok yang diberikan sang raja. Sendok emas yang diberikan sang raja memang sangat indah terlebih minyak wangi yang ada pada sendok membuat perhatian sang pemuda tertuju pada benda tersebut. Setelah dua jam berkeliling kastil pemuda itupun kembali menemui sang raja.

Sang Raja Bijak : “Baiklah, kau sudah mengelilingi kastilku selama dua jam penuh, bagaimana menurutmu kastil ku ini indah bukan?”

Pemuda : (terdiam)

Sang Raja Bijak : “Bagaimana permadani pesia yang tergantung di ruang tengah ?”

Sang Raja Bijak : “Bagaimana taman-taman yang butuh waktu sepuluh tahun untuk mendesainnya ?”

Sang Raja Bijak : “Bagaimana buku-buku,serta naskah kuno yang tertulis pada kulit diperpustakaanku?”

Pemuda : (pemuda itu tetap terdiam dengan rasa malu dan menyesal tidak memperhatikan keindahan kastil sang raja bijak karena fokus pada sendok yang dipercayakannya)

Sang Raja Bijak : “Sekarang pergilah kau mengelilingi keindahan duniaku”

Sang raja pun memberikan sebuah sendok kembali

Sang Raja Bijak : “Kau tidak akan percaya pada seseorang tanpa kau mengetahui isi rumahnya”

Dengan perasaan gembira pemuda itu berjalan keseluruh sudut kastil, memperhatikan lukisan artistik diatas ruangan dan di dinding, bermain ditaman yang indah dengan bunga warna-warni, memandangi pegunungan yang kokoh disekeliling kastil, serta semua cita rasa seni dan keindahan yang ada di kastil sang raja. Sekembalinya ia kepada sang raja, ia menceritakan semua yang ia lihat dengan detail. Namun sang raja berkata :

Sang Raja Bijak : “Kemana tetesan minyak yang aku percayakan padamu ?”

Pemuda : (ia melihat sendok ditangannya dan menyadari bahwa minyak tersebut sudah tiada)

Sang Raja Bijak : “Bailkah, aku hanya bisa memberikan sedikit nasihat bagimu”

Sang Raja Bijak : “Rahasia Kebahagiaan Dunia adalah menikmati segala keindahan yang ada di dunia tanpa harus kehilangan sedikitpun tetesan minyak wangi yang ada pada sendok emas itu”

Apa yang dapat anda ambil dalam kisah ini ?

Berikanlah comment anda, Terima Kasih :)

3 Responses

  1. gila, gambar kastilnya bagus bgt yud!
    di daerah mana tuh?
    hehe.. malah ngomentarin gambarnya gini gw.. tp emang beneran keren abis tuh

  2. yang dapat diambil???

    Konsentrasi!

    hahahahaha

  3. baca di alchemist yaa??

Leave a Reply