SMS Lebaran

Fenomena SMS yang mulai booming pada sekitar tahun 2000-an lalu membuat banyak perubahan yang terjadi di masyarakat Indonesia khususnya disaat momen lebaran ini. Metode konvensional berubah menjadi digital, beragam kartu ucapan pada hari spesial mulai dilupakan dan beralih menggunakan SMS.

Dahulu kartu lebaran dengan beragam motif dan warna serta kata-kata datang memenuhi kotak pos setiap orang terlebih jika orang tersebut memiliki status sosial tertentu. Kartu lebaran dikirimkan jauh hari sebelum hari-H sehingga dianggap memiliki kesan khusus dan usaha tertentu untuk mengirimkannya. Sekarang sebagian besar masyarakat Indonesia lebih memilih SMS karena memiliki banyak kelebihannya dibandingkan kartu ucapan. Beberapa keunggulannya antara lain :

1. Biaya Operasional SMS yang tergolong murah. Mengirim seratus SMS lebih murah dibanding mengirim seratus kartu (belum lagi beli kartu, amplop, perangko,pergi ke pak pos, dsb). SMS tidak perlu amplop, perangko, ke pak pos, hanya perlu Handphone, Pulsa (sekarang sudah ada pembawa keadilan lagi, 1Rp/karakter, hehe..), dan yang paling penting Jempol.

2. Waktu pengiriman SMS fleksibel. Kartu lebaran harus dikirimkan beberapa jari sebelum hari-H apalagi kalau diluar daerah pengirim. Sementara SMS bisa dikirimkan pada hari-H sekalipun, tapi kalau situasinya seperti sekarang SMS yang dikirim cenderung pending atau failed karena jaringan operator telekomunikasi penuh. Gimana nih operator, ga ada upaya untuk menyelesaikan masalah yang sama setiap tahunnya…. hehe…(…no offense…).

3. Menulis SMS lebih mudah ketimbang menulis di kartu. Butuh usaha yang pol, buat nulis ratusan kartu ucapan, butuh banyak ballpoint serta tipe-x belum kalau tulisannya beda , sementara SMS tinggal copy-paste, selesai deh…

4. Mencari alamat rumah lebih lama ketimbang mencari nomor HP. Alamat rumah orang yang dikirim harus dicari dari jauh hari karena banyak embel-embelnya, mulai dari Komplek, nama jalan, nomor rumah, RT, RW, Kode pos,Kelurahan, Kecamatan, Kotamadya, Propinsi, bahkan negara sekalipun kalau punya teman di luar negeri, kalau salah kirim mahal biayanya. SMS hanya butuh mencari maksimal 12-13 digit saja, angka pertamanya sudah pasti yaitu 0, angka kedua 8 (GSM) atau 2 (CDMA), nah tinggal cari kombinasi 10-11 digit lagi aja, kalau salah kirim paling bayar 350/sms, murah bukan? :D

Keunggulan tersebutlah yang membuat SMS digandrungi masyarakat Indonesia. Fenomena baru muncul seiring pesatnya pengiriman SMS yang tadinya sekedar mengirimkan :

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 142x H Minal Aidin Wal Faizin, bla..bla..bla..

menjadi SMS yang bertuliskan kata-kata mutiara,humor, dan tema yang sesuai profesi pengirimnya. Karena saya berkecimpung di bidang Elektroteknik maka saya mencoba menuliskan beberapa SMS bertemakan hal tersebut yang saya dapatkan dari teman dan yang saya karang sendiri namun tidak menutup kemungkinan ada yang bertemakan bidang lain. SMS ini dapat pembaca jadikan bacaan, referensi untuk tahun depan mungkin, dan sekedar koleksi saja. Berikut isi SMS yang saya miliki :

>Selama ini Voltase salahku banyak tersimpan dalam kapasitor hatimu, namun aku terus berharap resistor maafmu mampu menahan derasnya arus kesalahanku. Minal Aidin Wal Faizin bla…bla…bla…

>TEGANGANTINGGI yang selama ini ada mohon di GROUNDkan, PROTEKSI diri dari segala FLUX kesombongan yang bocor, biarkan MEDANPOSITIF Idul Fitri mengisi hati kita dalam keceriaan, jadikan TRAFO Ramadhan kemarin untuk meningkatkan ARUS pada MESINMESIN diri kita agar siap hadapi hari esok. Selamat..bla…bla…bla…

>Sebening FIBER OPTIC, setinggi tower BTS, seluas jaringan WIMAX, secepat BROADBAND ACCESS, mohon dibukakan BANDWITH seluas-luasnya. Minal Aidin Wal Faizin bla…bla…bla…

>Seefisien Mesin Carnot, Setinggi menara SUTET, seteliti Iterasi Newton, dan dengan Trafo pelipat pahala. Selamat Lebaran bla…bla…bla…

>Ketika Limit dosa dari jiwa ke raga bernilai tak hingga, ketika integral tak wajar dari fungsi kesalahan tak terdefinisi, ketika nilai ekstrim dari fungsi eksponensial khilaf bernilai maks, maka izinkanlah diri ini mengeNOLkan nilai tersebut agar menjadi minimum. Minal Aidin Wal Faizin bla…bla…bla…

>#include “lebaran.h”

using namespace std;

int main ()

{

int dosaku;

if (dosaku != 0)

{cout<< “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir Batin”;}

return 0;

Cukup sekian dulu, semoga bermanfaat… :D :D :D

7 Responses

  1. mas..mas…
    angka kedua CDMA gak selalu 2…kalo yang pake di surabaya gimana?
    hahahaha…
    kan 031 tuh depannya..

  2. tambahan dr saya :

    di dunia ini tidak ada manusia yang IDEAL,,

    demi keSTABILan lahir batin tanpa ERROR dosa sedikitpun,
    maka saya memohon FEEDBACK maaf atas semua OVERSHOOT
    kesalahan MULTIVARIABLE yang telah saya lakukan,,

    semoga CONTROL diri kita meningkat agar
    kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi,,

    amin!!^^

  3. @nandyagoesti
    oh iya tuh… maap kebawa suasana kampung halaman :D
    tempat saya depannya 2 sih…

    @bintang
    wuih..baru nih yang temanya kendali haha :D
    thx nambahin koleksi…

    ayo tambahin tema yang lain…!!!

  4. yudha, eyk link yah!

  5. Yudha… gw link-in ya…

  6. Eh belum nambah lagi ni blognya, perasaan udah lama. Ayo Yud! Jangan “kupu-kupu” terus..hehehe
    Istilah lo terkenang terus ni,, kupu-kupu=kuliah pulang kuliah pulang..
    blognya di link ya Yud

  7. @semua
    silahkan link…hehe…

    @roffi
    iya nih roff
    doakan saja dengan adanya akses internet dikosan
    membuat saya lebih produktif..hehe…

Leave a Reply